Cegah Penelantaran Anak melalui Pendidikan Pranikah

0
606

pdkt.me – Penelantaran Anak

Jangan Pernah Menelantarkan Anak, Tunda Usia Pernikahan

Di tahun 2017, Khofifah Indar Parawansa, menteri sosial, bertandang ke Kota Tangerang untuk mengunjungi dua anak yang ada di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang di Banten yang telah dengan sedemikian rupa ditelantarkan oleh ibu kandungnya. Pada kesempatan lain Khofifah sempat mengatakan bahwa melalui program pendidikan pranikah kasus penelantaran anak bisa dicegah.

Dan bahkan kini, program ini sedang dioptimalkan. Tetapi yang patut jadi pertanyaan adalah apakah pendidikan pranikah mampu mencegah terjadinya penelantaran anak? Program pendidikan pranikah ini bisa dibilang merupakan gerak cepat tanggap dari pemerintah terhadap masalah penelantaran anak yang kini mengemuka.

Namun seperti biasanya pemerintah tidak mengambil langkah tegas dan hanya melangkah seolah-olah sebagai pemadam kebakaran saja. Tak banyak yang dilakukan oleh pemerintah selain bertindak setelah korban muncul. Selama ini belum ada program yang terintegrasi dan komprehensif terhadap kasus anak yang telantar.

Jika kita identifikasi lebih jauh kasus-kasus penelantaran anak. Sebetulnya tidak seluruhnya problem ini disebabkan oleh buruknya pola asuh dan tanggung jawab dari orang tua. Tidak hanya itu tapi ada juga sebab lainnya. Bisa jadi kondisi ekonomi dan kekurang pedulian kerabat menjadi penyebab dari ditelantarkannya anak.

Oleh sebab itu, untuk menyelesaikan persoalan ini sepertinya program pendidikan pranikah saja tidak akan memadai. Sudah seharusnya pemerintah melakukkan upaya awal untuk menanggulangi masalah ini hingga tidak terjadi lagi kasus-kasus penelentaran anak yang bisa dilakukan melalui pemberlakuan sanksi, memberi pendidikan yang baik, membantu memperbaiki taraf hidup rakyat dan mendukung ketahanan keluarga.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here