Miris Wanita Ini harus Membawa Jantungnya di Ransel Untuk Bertahan Hidup

0
476

pdkt.me – Kisah Wanita Mendapat Kesempatan Hidup Kedua, Membawa Jantungnya di Ransel

Secara umum sangat jarang seseorang bisa mendapatkan kesempatan hidup untuk kedua kalinya tapi itulah yang diterima oleh Selwa Hussain yang sangat mensyukuri kesempatan hidup kedua yang saat ini diterimanya.

Selwa Hussain menjadi wanita kedua di Inggris yang berhasil memiliki jantung buatan setelah menjalani operasi selama 6 jam.

Wanita berusia 39 tahun itu memiliki jantung buatan yang dibawa di punggungnya.

Pada bulan juli 2017, Selwa Hussain menderita gagal jantung. Daripada itu, jika tidak dilengkapi janung buatan, Selwa Husaain hanya memiliki hitungan detik unutk menjalani sisa hidupnya.

Tanpa jantung buatan, Selwa Hussain hanya bisa bertahan hidup dalam hitungan detik.

Dokter menyimpulkan, gagal jantung mendadak yang dialami Selwa Hussain disebabkan oleh suatu kondisi yang disebut kardiomiopati, yang dapat dipicu dari kehamilan.

Jantung buatan menggunakan pompa bertenaga baterai dan motor elektrik di dalam tas seberat 6 kilogram.

Jantung buatan itu berfungi untuk mendorong udara melalui tabung ke dalam ruang dalam dada Selwa Hussain untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Ketika Selwa Hussain mengeluh nyeri di dadanya pada awal tahun lalu, dokter yang merawatnya mengatakan bahwa dia hanya menderita masalah pencernaan.

Namun, dia mulai mengalami kesulitan bernapas dan memaksa pergi ke rumah sakit untuk menemui dokter pribadinya di Clayhall, Essex.

Selwa Hussain dilarikan ke rumah sakit setempat dan diberi tahu bahwa dia memiliki masalah serius pada jantungnya.

Hal itu bisa menyebabkan gagal jantung.

Empat hari kemudian, Selwa Hussain dibawa ke Rumah Sakit Harefield.

Saat itulah tim ahli jantung berjuang menyelamatkan nyawa Selwa Hussain.

Saat itu kondisi Selwa Hussain sangat lemah untuk bisa bertahan.

Dengan serta merta ia menggunakan banyak alat untuk bisa mempertahankan hidupnya. Karena kondisi kesehatannya yang memburuk tidak memungkinkannya untuk menjalani transplantasi jantung.

Satu-satunya cara untuk menyelamatkan Selwa Hussain adalah menggunakan jantung buatan.

Prosedur itu pun disetujui oleh sang suami karena percaya dengan pendapat para ahli bahwa untuk Selwa Hussain, pilihan itu adalah yang terbaik.

Ahli bedah butuh waktu 6 jam untuk melepas jantung Selwa Hussain agar bisa menggantinya dengan implan.

Operasi selama 6 jam dilakukan dengan biaya 86 ribu pound sterling atau sekitar Rp1,5 M.

Suaminya, Al, selalu bersama istrinya untuk berjaga-jaga jika tiba-tiba baterai berhenti bekerja.

Karena mereka hanya memiliki waktu 90 detik untuk menggantinya dengan baterai baru.

Butuh waktu berbulan-bulan untuk beradaptasi bahwa hidup Selwa bergantung pada tas yang dibawanya.

Dari jantung buatan ini, Salwa Hussain menerima pompaan darah dengan kecepatan 135 kali per menit ke seluruh bagian tubuhnya dan inilah yang membuatnya terus bertahan hidup.

Operasi yang dipimpin oleh Dr Diana Garcia Saez dan dibantu oleh Dr Andre Simon, berjalan lancar.

Proses penyembuhan Selwa juga berjalan dengan baik.

Kini Selwa Hussain telah menjadi orang kedua yang hidup dengan hati buatan di Inggris

Di tahun 2011, tepatnya di Papworth Hospital di Cambridgeshire, yang pertama kali menerima hati buatan adalah seorang pria tua berumur 50 tahun.

“Harefield luar biasa. Mereka berhasil menemukan solusi untuk masalah jantung saya dan memberi saya kesempatan untuk merayakan tahun baru bersama keluarga saya. Untuk itu, saya merasa sangat bersyukur,” kata Selwa Hussain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here